RohulNews-(Pasirpengaraian), Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu
(Rohul), menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) deteksi serta pemetaan
konflik pertanahan, kehutanan, perbatsan dan lahan dengan instansi
tekait, termasuk para Camat, Kapolsek, Kepala Desa (Kades). Bupati Rokan
Hulu Drs. Achmad, Msi, mengatakan, Rokan Hulu masih dogolongkan
kondusif, terbukti seluruh Kabupaten se Indonesia Rokan Hulu dapat
penghargaan invesment award.
Rakor digelar di Hotel Sapadia Pasir Pangaraian, Senin (12/11/2012).
Bupati Achmad menghimbau, agar bisa mendeteksi dan pemetaan konflik
mengenai lahan perlu singkronisasi pihak terkait seperti pada Kades,
jajaran Polri, Camat dan lainnya, sehingga potensi konflik bisa
terminimalisir dan dapat dibina, apalagi daerah-daerah rawan konflik
berkepanjangan perlu pembinaan khusus, sehingga tidak bergejolak dan
tercipta suasana kondusif.
"Dalam 2 tahun terakhir, aksi-aksi unjuk rasa, sangat kecil di Rokan
Hulu, pantas kita ucapkan terima kasih pada aparat, karena telah bekerja
keras efektif dan efesien, maka terjadi suasana aman, nyaman dan
ternteram," sebutnya.
Dijelaskannya lagi, penanganan konflik sebenarnya termasuk progress
strategis, sebab perbedaan itu termasuk, keberkahan dari Allah SWT,
seharusnya perbedaan itu tidak menjadi konflik, tapi menjadi rahmat,
itulah manusia ada kaya dan miskin dan berbeda suku, bahasa dan lainnya.
"Kita bersyukur, berkat kerja sama kolektif dari semua unsur terkait,
Rokan Hulu masih dalam kondisi kondusif, terbukti para investor masih
merasa nyaman di Rokan Hulu, karena selama 2 tahun terakhir kita masih
bisa memperoleh penghargaan secara nasional atau Satya Lencana Invesment
Award," kata Bupati.
Ditambahkannya, khusus mengenai hutan lindung, jika masyarakat
membutuhkan untuk kepentingan umum, seperti pembangunan Masjid, Sekolah
dan lainnya, tapi tetap untuk kepentingan masyarakat banyak, cukup minta
rekomendasi Kepala Desa dan Camat, tapi kalau untuk kepentingan pribadi
tentu tidak bisa, tapi pengelolaan hutan lindung juga boleh tapi ada
aturan hukumnya sendiri.
"Kita berupaya, agar Kamtibmas dapat terlaksana dengan sebaiknya, untuk
itu perlu kordinasi semua elemen, baik unsur pemerintah dan masyarakat,"
jelasnya.
Kegiatan yang ditaja Bagian Tata pemerintahan (Tapem) Setdakab. Menurut
Kabag Tapem, Drs Syofwan, kegiatan Rakor melibatkan, 16 Camat, Kapolsek,
136 Desa/Kelurahan dan unsur terkait, bertindak sebagai nara sumber
Kapolres Rokan Hulu, Kepala Kantor Pertanahan Nasional Rokan Hulu,
Kejari Pasir Pengaraian dan lainnya.
"Kegiatan ini dalam rangka deteksi dini terhadap konflik pertanahan dan
lahan, baik menyangkut perbatasan maupun lainnya," ucapnya.
Senin, 12 November 2012
Kabupaten Rohul Terbaik Invesment Award se- Indonesia
09.21
Unknown






