RohulNews-(Pasirpengaraian), Kepala Desa Bukit Intan Makmur (BIM)
Kecamatan Kunto Darussalam, Ponimin, menyesalkan sikap manajemen Pabrik
Minyak Kepala Sawit (PMKS) milik PTPN V Sei Intan, sebab mendukung
permainan pihak ketiga pada Penerima Buah (PB). Termasuk, dugaan adanya
permainan timbangan yang merugikan dan menyengsarakan masyarakat petani.
Menurut Kades BIM, Poniman, Selasa (13/11/2012), dimana di Desa BIM ada 7
Koperasi Unit Desa (KUD) untuk kebun plasma. Para petani mengeluh,
karena pihak PMKS lebih mengutamakan Tandan Buah Segar (TBS) dari PB,
sedangkan dari plasma, dan sawit plasma dibelakangkan.
"Kita berharap, pemerintah menertibkan PB dan mengutamakan hasil TBS kelompok tani atau KUD masyarakat," kata Poniman.
Kata Poniman lagi, termasuk dengan timbangan PMKS PTPN V Sei Intan,
karena dalam 1 trip sekitar 7 Ton TBS diangkut Cold disel, timbangannya
bisa berkurang 400-500 Kg, padahal saat ditimbang di lahan beratnya pas,
juga termasuk saat dijual ke PMKS swasta malahan bisa bertambah
100-hingga 200 kg. Sedangkan dari 7 KUD di desa BIM, setiap 2 pekan
menghasilkan 7-8 Ton, otomatis masyarakat sangat dirugikan dengan
berkurangnya timbangan di PMKS Sei Intan milik PTPN V tersebut.
"Sebagai kepala desa, tidak mungkin ini tidak saya tanggapi. Apalagi
timbangan ditingkat petani jauh berbeda dengan ukuran timbangan saat di
PMKS. Bila mau ditimbang di PMKS Sai Intan, harus membayar tip dulu
kepada petugas timbangan dengan dana Rp40-50 ribu per tripnya, bila itu
dilakukan maka timbangan tidak akan dipotong. Dan diduga, ini permainan
oknum timbangan, karena timbangan di PMKS sudah benar, hanya permainan
oknum yang cari keuntungan," tegas Ponimin.
Kata Ponimin lagi, bila TBS milik petani dibawa ke perusahaan swasta
seperti PMKS PT Astra, malam ukuran timbangan bisa meningkat, makanya
kelompok tani sudah berupaya berkoordinasi dengan KUD, namun pengurangan
timbangan itu tidak mau ditanggung jawapi pihak KUD.
"Kita sudah sampaikan ke pihak PMKS PTPNV, baik mengenai PB dan
timbangan PMKS, namun tidak ada tanggapan sama sekali, malah sepertinya
mereka sudah bekerja sama dan malah mendukung perbuatan itu," ungkapnya.
Saat dicoba diKonfirmasi ke Kadis Koperasi, Perindustrian, Perdagangan
(Dikoperindag) Rokan Hulu Zulkarnain Hand Phonenya tidak aktif, dan saat
ditemui ke kantor juga tidak ditemukan yang bersangkutan.
Selasa, 13 November 2012
Kades BIM Duga Ada Permainan PB dan Timbangan di PMKS Sei Intan
19.10
Unknown






